Breaking

Sunday, 23 December 2018

Mengapa Saat Pengisian Angin Tidak Boleh Berlebihan, Ini Alasannya

Mengapa Saat Pengisian Angin Tidak Boleh Berlebihan, Ini Alasannya

Mengapa Saat Pengisian Angin Tidak Boleh Berlebihan, Ini Alasannya

TIPS - Ban adalah salah satu komponen paling penting pada sebuah kendaraan. Bagian ini sendiri sudah menjadi penghubung antara kendaraan dengan aspal. Sehingga kondisi ban harus selalu dalam keadaan optimal, agar kendaraan bisa berjalan sesuai fungsinya.

Ketika pengisian angin ban sebaiknya menggunakan alat ukur untuk mengetahui tekanan angin pada ban.

Jika kalian hanya mengandalkan "feeling" atau hanya menekan-nekan dinding ban, salah satu risiko yang bisa saja terjadi adalah tekanan angin berlebihan.

Zulpata Zaenal, Proving Ground Manager PT Bridgestone Tire Indonesia, mengungkapkan," Jika ban diisi lebih tinggi dari tekanan angin yang direkomendasikan pabrikan, contohnya 5-10 psi lebih banyak, ban akan terasa lebih keras bantingannya, akan mengakibatkan dinding ban samping jadi kaku."

Dampak negatif lainnya adalah saat pengendalian cenderung liar, performa pengereman jadi menurun di lintasan basah atau kering, dan keausan ban terjadi di telapak. 

Dalam hal ini, ada juga sisi positif dari tekanan angin yang berlebih. "Stabilitas di jalan kering jadi sedikit lebih baik, tapi keburukannya lebih banyak," kata Zulpata Seperti tertulis di laman liputan6.com.

Berbicara soal risiko lainnya, Zulpata juga mengatakan risiko ban meledak hampir tidak mungkin terjadi jika kelebihan tekanan angin hanya sebatas 5-10 psi.

Cara Mudah Mendeteksi Kerusakan Shock Belakang Sepeda Motor

Komponen peredam kejut atau shockbreaker yang dipasang di bagian belakang sepeda motor, tentu  termasuk kategori slow moving atau jangka pemakaian yang cukup lama. Namun, bukan berarti shockbreaker bisa digunakan terus-terusan tanpa harus diganti.

Shockbreaker sendiri memiliki masa pakai, meskipun tidak ada masa pasti berdasarkan apa. karena masa pemakain shockbreaker tergantung dari pemakaian pengendaranya, serta kondisi jalan yang sering dilintasi.

Bagi kalian pemilik sepeda motor, ada baiknya jika kalian mulai melakukan pengecekan saat motor sudah memasuki usia pakai di atas dua tahun lebih.

Jarak dari sisi waktu memang tidak ada, akan tetapi ada baiknya kita melakukan pengawasan sendiri.
Lakukanlah pengecekan secara detail jika motor sudah dipakai lebih dari dua tahun, walaupun belum tentu rusak atau harus diganti, tapi paling tidak kita sudah bisa mengecek nya lebih dulu.

Dilihat dari sisi pemakaian, shockbreaker belakang lebih sering bekerja ekstra karena hampir semua beban motor dan pengendara bertumpu pada bagian suspensi belakang.

Itulah penyebabnya, jika motor sudah lama dipakai, sebaiknya kalian mulai meluangkan waktu untuk mengecek kondisi shocbreaker.

Lalu, bagaimana cara Mendeteksinya?

Ada dua cara yang bisa kalian dilakukan untuk mendeteksi kerusakan pada shockbreaker, pertama dengan melakukan melihat pada kondisi fisik shock belakang.

Coba cek dan lihat, apakah terdapat rembesan oli yang adalah tanda adanya kebocoran pada shockbreaker. Jika ada, maka dalam jangka waktu tertentu kalian harus segera menggantinya.

Kedua, dengan langsung mengetesnya. Akan lebih bagus dilakukan dengan berboncengan. Saat melintasi jalan yang banyak polisi tidur atau jalan yang kuramg rata akan terasa, apakah sok banyak goyang dan berayun atau tidak.

Cara mengecek shockbreaker rusak atau tidaknya adalah dengan merasakan ritme ayunan.  Jika terbilang cukup banyak, maka komponen tersebut sudah rusak. Karena hanya per saja yang bekerja, sedangkan komponen lainnya tidak berfungsi lagi, maka sok kalian harus segera diganti.

Sumber: Liputan6.com

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact

Featured post

Prediksi Motor yang Akan Lahir di Tahun 2019

BERITA - Perkembangan Dunia Otomotif di Indonesia sangatlah pesat, salah satunya adalah motor. Setiap tahun selalu ada Inovasi Motor...