Breaking

Sunday, 30 December 2018

Teknologi Otomotif Terbaru,Bugatti Ciptakan Kaliper Rem Dari Printer 3D

Teknologi Otomotif Terbaru,Bugatti Ciptakan Kaliper Rem Dari Printer 3D

Teknologi Otomotif Terbaru,Bugatti Ciptakan Kaliper Rem Dari Printer 3D
 (Asphalt and Rubber)

TEKNOLOGI - Pesatnya Perkembangan teknologi di industri otomotif, Penggunaan printer 3D alias 3 dimensi semakin banyak digunakan. terbaru, produsen mobil mewah, Bugatti kini berhasil menciptakan kaliper rem dari printer 3D.

Dikutip dari Asphalt and Rubber, produsen mobil asal Perancis ini berhasil membuat kaliper dari bahan titanium menggunakan printer 3D. Uniknyna, kaliper ciptaan Bugatti ini menjadikan hasil cetak terbesar dari printer 3D.

Selain yang terbesar, kaliper rem buatan Bugatti ini dapat menjadi sebuah inovasi untuk membuka jalan untuk produksi kendaraan dengan menggunakan bahan titanium.

Teknologi Otomotif Terbaru,Bugatti Ciptakan Kaliper Rem Dari Printer 3D
 (Asphalt and Rubber)

Dengan menggunakan Laser Zentrum Nord, Bugatti berhasil menciptakan kaliper rem dengan printer 3D. Secara spesifik, printer mengandalkan laser dengan daya 400 watt dengan durasi 45 jam untuk membuat 2.213 layer titanium untuk membentuk sebuah kaliper rem.

Karena yang digunakan titanium dengan campuran bubuk, sisa bubuk dari hasil produksi yang nantinya masih dapat digunakan kembali untuk membuat kaliper rem berikutnya.

Kaliper rem dari printer 3D ini tentu melalui tahap pemrosesan kimiawi dan pemanasan untuk menambah kekuatan dari kaliper. Sebagai tambahan, titik yang paling kecil dari kaliper rem buatan Bugatti ini memiliki ketebalan satu milimeter.

Dengan menggunakan bahan tambahan ini, Bugatti dapat melakukan optimisasi pada konstruksi kaliper, yang dapat menjadikan bentuknya lebih seimbang dibandingkan dengan hasil penggilingan balok aluminium.

Kaliper rem dengan delapan piston ini mampu bertahan di kondisi panas yang tinggi, karena menggunakan bahan titanium. Diklaim mampu menghentikan laju mobil dari kecepatan 400 kilometer per jam ke 0 kilometer per jam (posisi berhenti) hanya dalam 42 detik, dan mampu bertahan hingga suhu 1.030 derajat celsius.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact

Featured post

Prediksi Motor yang Akan Lahir di Tahun 2019

BERITA - Perkembangan Dunia Otomotif di Indonesia sangatlah pesat, salah satunya adalah motor. Setiap tahun selalu ada Inovasi Motor...